Fakultas Pertanian Tuan Rumah Seminar dan Lokakarya Nasional FKPTPI, Gaungkan Pertanian Modern di Era Digital

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROTEKSI TANAMAN PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Tahun 2019 Pengabdian Masyarakat Tahun 2019 BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROTEKSI TANAMAN PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Tahun 2019 Pengabdian Masyarakat Tahun 2019 Fakultas Pertanian Tuan Rumah Seminar dan Lokakarya Nasional FKPTPI, Gaungkan Pertanian Modern di Era Digital Sebelumnya Selanjutnya Hadir sebanyak 62 perwakilan universitas dari seluruh penjuru Indonesia, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Seminar dan Lokakarya Nasional Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI). Berlokasi di UNHAS Hotel & Convention Center, kegiatan berlangsung mulai pukul 9.00 WITA hingga selesai, Senin (22/10/2022). Bersemboyan “FKPTPI Menopang Swasembada Pangan Indonesia Menyongsong Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern dalam Perspektif MBKM di Era Digital,” tujuan khusus seminar dan lokakarya adalah sebagai wadah komunikatif bagi setiap instansi perguruan tinggi yang terlibat untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman terkait upaya dalam mengoptimalkan kemajuan pertanian Indonesia bernuansa teknologi modern. Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc mengucapkan terima kasih dan menyambut baik para dekan dan ketua prodi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Fakultas Pertanian telah mempersiapkan kegiatan tersebut sejak jauh hari dan dengan banyak aspek pertimbangan. “Hari ini kami mengundang pak menteri untuk mengungkapkan kepada kita seperti apa kebijakan pembangunan pertanian. Tujuannya adalah agar kita di perguruan tinggi dapat merancang program yang bisa bersinergi dengan program-program yang dicanangkan oleh kementerian pertanian,” ujarnya. Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Asisten Administrasi Setda, Dr. H. Tautoto Tana Ranggina, M.Si memaparkan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2022 kepada pembangunan sektor pertanian dengan membangun beberapa ruas jalan terisolir agar distribusi produk pertanian menjadi lancer. Pembangunan daerah irigasi juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengairan pertanian dan membantu petani dengan membagikan benih gratis yang unggul melalui program benih mandiri yang menyasar 100.000 hektar lahan pertanian di Sulawesi Selatan. “Jika para kelompok tani merasa ada hal-hal yang diperlukan dalam rangka untuk pengembangan komunitas pertanian, maka pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selalu siap membantu opini terkait dan kita akan terus berupaya agar Sulawesi Selatan dapat terus menjadi penyangga ekspor Indonesia,” jelas Tautoto. Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc yang berkesempatan membuka acara menganggap bahwa topik bahasan dalam seminar merupakan hal yang fundamental. Baginya, pertanian merrupakan salah satu penopang ekonomi, disamping itu juga menjadi salah satu kunci ketahanan pangan. Beliau menganalogikan bahwa orang boleh saja bertahan tanpa ponsel atau mengendarai kendaraan beroda empat, tetapi orang tidak akan bertahan tanpa makan. “Insha Allah kedepan seluruh jajaran kami termasuk fakultas pertanian, ketua departemen seluruh program studi akan selalu siap untuk menjadi jejaring nasional dalam mengembangkan ide-ide baik, ide-ide cemerlang, berinovasi untuk menyelesaikan masalah pertanian yang begitu kompleks, tantangan yang begitu berat tetapi juga memiliki banyak peluang,” tuturnya mengakhiri sambutan.   Menteri Pertanian Republik Indonesia, Prof. Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H., M.Si menggaungkan bahwa yang paling kuat dan paling pasti untuk menyelamatkan Bangsa Indonesia adalah sektor pertanian. Ia memaparkan bahwa saat covid melanda, hanya sektor pertanian yang tetap meningkat dalam bidang ekspor disaat sektor lainnya mengalami penurunan pada periode Januari-September 2022 yang meningkat 7,3% dibandingkan dengan periode sama pada tahun 2021. Dalam pidatonya, Menteri Pertanian membagi strategi yang hendak dilakukan mulai dari peningkatan kapasitas produksi, substitusi impor, hingga peningkatan ekspor yang akan diterapkan pada beberapa bahan pokok. Sebagai langkah awal, ia mengusulkan kepada setiap universitas untuk memanfaatkan ilmu yang dimiliki serta tenaga mahasiswa untuk memproduksi produk-produk pertanian yang dapat dipasarkan tanpa mengecualikan pemanfaatan teknologi dan inovasi kreatif. Kegiatan dirangkaikan hingga hari kedua yang berfokus pada field trip bersama seluruh peserta guna memperkenalkan warisan alam sekaligus memanjakan mata dengan melakukan kunjungan ke Taman Arkeologi Leang-Leang dan objek wisata di kawasan Taman Nasional Bantimurung. kembali berikut

Optimalisasi Potensi Kerja Sama, Fakultas Pertanian Unhas Gelar Workshop Program Magang dan Temu Mitra

Optimalisasi Potensi Kerja Sama, Fakultas Pertanian Unhas Gelar Workshop Program Magang dan Temu Mitra Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi yang pesat, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin inisiasi penyelenggaraan Workshop Program Magang Mahasiswa dan Temu Mitra yang diadakan selama dua hari. Kegiaitan berlangsung mulai pukul 9.30 WITA di Ballroom UNHAS Hotel & Convention Center dan dihadiri sebanyak 32 mitra, Senin-Selasa (17-18/10/2022). Subtema yang diangkat dalam workshop antara lain, “Magang dalam Program MBKM,” “Peluang dan Tantangan Magang di Dudi,” “Kerja Sama Kedaireka,” dan “Best Practice Kerja Sama Kedaireka.” Pemilihan topik subtema tersebut dimaksudkan untuk menggali potensi kerja sama, riset, dan pengembangan inovasi dengan pihak mitra. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pintu yang membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar berkiprah di dunia usaha industri. Secara khusus ia menghaturkan terima kasih kepada semua mitra yang telah bersedia hadir dan telah atau akan menjalin kerja sama dengan fakultas pertanian. “Kerja sama ini berlaku untuk lima tahun, tapi tentu saja harapan kami setelah jangka waktu itu, dapat diperpanjang jika diperlukan. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, hubungan kerja sama kita akan lebih masif lagi,” tuturnya. Menutup sambutannya, Prof Salengke menyatakan bahwa untuk menjamin lulusan Fakultas Pertanian yang dihasilkan itu relevan dengan tenaga yang dibutuhkan di bidang usaha dan industri, dalam program pembelajaran selama kuliah disiapkan 20 SKS bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah pilihan yang diminati. Pada kesempatan yang sama, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK sebagai perwakilan rektor dalam sambutannya menilai bahwa menjalin hubungan yang lebih dekat dengan para mitra harus dilakukan. Prof Nasrum memusatkan perhatian pada mahasiswa aktif dan alumni fresh graduate pertanian untuk melakukan magang sehingga dapat memberikan pengalaman nyata untuk mereka. “Kalau dulu lulus jadi sarjana, kemudian melamar kerja, itu mereka harus diadaptasikan dulu. Mereka harus diikutkan pelatihan workshop dan itu butuh biaya, tetapi dengan program seperti ini, mahasiswa diharapkan telah mampu untuk langsung terjun dalam dunia kerja,” jelasnya sebelum membuka acara secara resmi. Hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang memberikan kesempatan kepada setiap perwakilan prodi untuk memaparkan apa yang mereka harapkan dari mitra serta sebaliknya. Diskusi diakhiri dengan penandatanganan MoU antara para mitra dengan Fakultas Pertanian. kembali berikut

Upacara Dies Natalis Unhas ke-66, Hadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia dan Menteri Pertanian Brazil

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Upacara Dies Natalis Unhas ke-66, Hadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia dan Menteri Pertanian Brazil Sebelumnya Selanjutnya Universitas Hasanuddin kembali menggelar upacara tahunan dalam rangka memperingati Dies Natalis Unhas ke-66. Mengambil tema “Working Together for Unhas Excellence,” upacara digelar di Baruga AP Pettarani, Sabtu (10/9/2022). Upacara Dies Natalis Unhas ke-66 turut pula dihadiri Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo S.H., M.Si., M.H (Menteri Pertanian Republik Indonesia), Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, (Ketua IKA), Andi Sudirman Sulaiman, S.T (Gubernur Sulawesi Selatan), Komjen Pol (Purn.) Dr. (H.C) Syafruddin, M.Si (Ketua Majelis Wali Amanat), Prof. Dr. Abdul Latief Toleng, M.Sc (Ketua Senat Akademik), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Rektor Unhas), Ketua Panitia Dies Natalis Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc (Deken Fakultas Pertanian), dan tamu istimewa Marcos Montes Cordeiro (Menteri Pertanian Brazil), serta seluruh sivitas akademika Unhas. Dalam sambutannya Prof Jamaluddin menegaskan bahwa Unhas telah diakui di mata dunia. Ia mengharapkan bahwa temuan-temuan yang dihasilkan di lingkup laboratorium Unhas bukan hanya sesuatu yang telah ditemukan sebelumnya oleh peneliti luar tetapi sesuatu yang benar-benar baru agar eksistensi Unhas semakin maju di mata dunia. “Untuk menjadi universitas berskala internasional tidak mudah, kita harus mengubah diri pada level internasional. Sistem kita harus berubah agar kita bisa beradaptasi dengan sistem global,” ujarnya. Menteri Pertanian Brazil, Cordeiro yang turut menyampaikan pidato dalam kunjungannya menghaturkan terima kasih kepada Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang secara khusus mengundangnya menghadiri upacara Dies Natalis Unhas. Cordeiro juga membawa pesan dari Presiden Brazil agar menjalin kerjasama dalam bidang agrikultura dengan Indonesia maupun kerja sama di bidang lainnya. “Setelah melalui 50 tahun masa-masa sulit di sektor pertanian, Brazil sekarang menjadi salah satu produsen terbesar di sektor ini. Produk-produk Brazil dikenal dengan kualitas yang baik dan jaminan kualitas yang terpadu. Hal itu dapat terjadi akibat komitmen penelitian, inovasi, dan pendidikan,” jelasnya. Ia lebih lanjut berharap untuk melanjutkan inisiatif kerjasama yang telah ia bahas sebelumnya dengan Menteri Pertanian RI. Hal ini dilakukan karena dalam beberapa tahun terakhir terdapat permasalahan global terkait iklim yang melanda seluruh negara (pemanasan global) sehingga ia berharap untuk memperkuat kerjasama antarnegara. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan orasi ilmiah. Baginya, masyarakat Sulawesi Selatan sebagai lingkungan terdekat Unhas memiliki sistem nilai dan karakter budaya yang menjadikannya hebat dan disegani oleh suku bangsa lain di Indonesia bahkan dunia. Ia meyakini bahwa hal itu dapay menjadi pilar untuk menuju Indonesia maju, mandiri, dan modern terutama dalam menjawab berbagai tantangan global yang hampir tidak pernah dialami sebelumnya. “Saya percaya bahwa kampus Unhas ini diisi oleh insan-insan akademia yang berkualitas sehingga mereka yang mengisi kampus disebut sivitas akademika,” tuturnya. Upacara diakhiri dengan penandatanganan memorandum of understanding (MOU) dan perjanjian kerjasama antara Unhas dan Kementerian Pertanian Brazil serta penandatanganan MOU antara Unhas dan kemitraan. kembali berikut

Fakultas Pertanian Unhas Wadahi Seminar Nasional dan Sosialisasi Karantina Pertanian Bertajuk, “Implementasi Smart Plant Protection Menuju Pertanian Modern”

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Unhas Wadahi Seminar Nasional dan Sosialisasi Karantina Pertanian Bertajuk, “Implementasi Smart Plant Protection Menuju Pertanian Modern” Sebelumnya Selanjutnya Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Unhas ke-66, Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian bersama Badan Karantina Pertanian (Barantan) secara kolaboratif realisasikan Seminar Nasional dan Sosialisasi Karantina Pertanian dengan tajuk, “Implementasi Smart Plant Protection Menuju Pertanian Modern” di Aula Prof. Fachruddin, Gedung Lantai 1 Pascasarjana Unhas, Kamis (8/9/2022). Kegiatan dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc yang mengungkapkan kekhawatirannya terhadap aspek hama dan penyakit yang suatu waktu dapat melanda tanaman. Ia mencontohkan bahwa saat ini pertanian sedang dilanda ulat yang menyerang tanaman jagung. “Apa yang kita akan bahas dalam seminar ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk menjaga keberlangsungan produksi, keberlangsungan pertanian di negara kita. Sebagaimana yang kita ketahui, salah satu aspek yang sangat berpengaruh terhadap produksi itu adalah aspek hama dan penyakit, dan untuk menghindari menghindari terjadinya itu maka pintu masuk yang pertama adalah karantina,” tuturnya. Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc yang menyempatkan diri untuk membuka acara menekankan bahwa pertanian merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia. Ia mengatakan bahwa topik seminar smart system merupakan topik yang sangat penting untuk memproteksi bukan hanya untuk kebutuhan proteksi tanaman tetapi juga untuk ketahanan pangan agar Indonesia bertahan sebagai negara yang memiliki kemampuan pertanian yang tangguh. “Saya sangat sadari bahwa kebutuhan sains, kebutuhan tekniologi, kebutuhan inovasi itu sangat penting,” ujarnya. Beliau mengimbau agar seluruh peserta yang hadir dapat memanfaatkan ilmu yang didapat dari seminar implementasi smart plant protection. Ia mengatakan untuk tidak hanya fokus pada ilmu pertanian tetapi juga mempelajari ilmu lain yang mungkin saja dapat diterapkan dalam konsep pertanian. Dengan mempelajari ilmu lain, ia berharap para peserta bisa mendapatkan inovasi-inovasi baru di dalam mencegah atau membuat sesuatu yang dapat membantu dalam hal proteksi pertanian. Adapun tiga narasumber yang hadir dalam kegiatan seminar dan sosialisasi karantina pertanian adalah Kepala Pusat Kepatuhan, Kerja Sama, dan Informasi Perkarantinaan, Ir. Junaidi, MM dengan materi seminar, “Peran Badan Karantina Pertanian Wujudkan Gratieks untuk Pertanian Indonesia Maju, Mandiri, dan Modern,” Dosen Teknik Unhas Dr. Indrabayu, S.T., M.T., M.Bus.Sys dengan materi “Implementasi Artificial Intelligence dalam Pencegahan Penyebaran Penyakit,” serta Dosen Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. A. Nasruddin, M.Sc dengan materi seminar, “Penemuan Spesies Baru OPT pada Beberapa Komoditi Tanaman di Sulawesi Selatan.” Junaidi sebagai kepala pusat karantina menjabarkan bahwa salah satu tugas Badan Karantina Pertanian adalah untuk melakukan pengawasan dan/atau pengendalian terhadap keamanan pangan dan mutu pangan termasuk pada tanaman langka yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Ia menambahkan bahwa sebagai salah satu penghasil bahan pangan terbesar di dunia, menteri pertanian secara langsung memberikan instruksi kepada Barantan untuk turut membantu dalam peningkatan ekspor bahan pangan. Indrabayu selaku Dosen Informatika, Fakultas Teknik Unhas dalam kesempatan yang sama memperkenalkan teknologi yang dapat memantau estimasi kesiapan dan hasil panen buah dalam perkebunan. Selain itu diperkenalkan pula alat yang dapat mengukur tingkat kematangan buah hasil panen. Dalam penjelasannya, Indrabayu turut memebenarkan pernyataan rektor bahwa ilmu tidak seharusnya dibiarkan berjalan sendiri-sendiri, tetapi sebaiknya dilakukan kolaborasi agar mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaik. Sebagai narasumber terakhir, Prof Nasruddin memaparkan tentang berbagai hama yang menyerang beberapa tanaman di Sulawesi Selatan. Ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap keberlangsungan sistem pertanian Indonesia khususnya Sulawesi Selatan. Salah satu contohnya adalah hama yang memperpendek usia produktif tanaman sehingga dapat menurunkan jumlah produksi. “Perlu juga dipantau secara berkala status keberadaan hama-hama ini atau penyakit ini, apakah masih ada di lapangan, apakah masih merusak, atau sudah tidak ada lagi,” tambahnya sebelum mengakhiri presentasi. kembali berikut

Rangkaian Dies Natalis Universitas Hasanuddin Ke-66, Fakultas Pertanian Prakarsai Gerakan Jalan Santai dan Pameran Ilmiah

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Rangkaian Dies Natalis Universitas Hasanuddin Ke-66, Fakultas Pertanian Prakarsai Gerakan Jalan Santai dan Pameran Ilmiah Sebelumnya Selanjutnya Dalam rangka Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-66, Fakultas Pertanian sebagai panitia inti Dies Natalis tahun ini prakarsai terlaksananya gerak jalan santai dan pameran ilmiah sebagai ajang jumpa alumni, kemitraan, dan seluruh sivitas akademika Unhas serta tamu undangan pada Minggu, 4 September 2022. Kegiatan dimulai sejak pukul 6.30 WITA dengan mengambil titik start dan finish di Lapangan Basket Kampus Unhas Tamalanrea, dilanjutkan dengan pameran ilmiah dari berbagai fakultas dan kemitraan Unhas, berlokasi di belakang GOR JK Arenatorium Unhas. Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc memandang kegiatan gerak jalan santai sebagai momentum untuk bersilaturahmi antarwarga Unhas dan alumni. Ia berharap bahwa “UNHASku bersatu” yang merupakan bagian dari tagline Dies Natalis ke-66 bukan hanya tertoreh di atas poster tetapi agar dapat menggema dimana-mana. Prof Jamaluddin juga mengingatkan bahwa malam puncak Dies Natalis akan diadakan pada tanggal 10 malam yang pada pagi harinya akan diadakan rapat akbar bagi seluruh sivitas akademika Unhas dan para tamu undangan. Dalam kesempatan yang sama, rektor yang kerap disapa Prof JJ itu memperkenalkan program alokasi bantuan dana yang dikelolah oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang kemudian dikenal dengan istilah Dana Abadi Universitas Hasanuddin. Dana abadi Unhas dapat menjadi wadah donasi bagi sivitas akademika maupun alumni Unhas untuk kepentingan kampus. “Kenapa ini penting? Karena pemerintah dalam hal ini Kemendikbud Ristek bersama dengan kementerian keuangan telah melaunching yang disebut dengan dana abadi perguruan tinggi negeri dan itu hanya diberikan kepada PTNBH termasuk Universitas Hasanuddin. Hanya saja, menteri akan memberikan sejumlah dana abadi ke perguruan tinggi masing-masing tergantung berapa jumlah dana abadi perguruan tinggi tersebut,” imbuhnya. Wali kota Makassar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu mengungkapkan kebanggannya pada Unhas yang masuk ke dalam jajaran top 10 Universitas terbaik di Indonesia. Baginya, alumni-alumni Unhas tidak kalah dengan alumni kampus terbaik lainnya sehingga besar harapan beliau agar Unhas mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan Kota Makassar dan Indonesia. “Makassar senantiasa siap untuk menampung apapun pikiran-pikiran yang dihasilkan oleh Universitas Hasanuddin. Kami berharap isu-isu penting di masyarakat hari ini dapat diselesaikan dengan bantuan Universitas Hasanuddin. Banyak program-program Kota Makassar yang membutuhkan berbagai nasihat dari berbagai bidang ilmu yang saya berharap dapat didapatkan dari sivitas akademika maupun alumni-alumni terpelajar Unhas,” ujar sang wali kota sebelum menutup sambutannya. Dalam kesempatan yang sama, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P selaku ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak ketua umum dan panitia Dies Natalis yang telah menyelenggarakan kegiatan gerak jalan santai sebagai media bagi para alumni untuk memberikan bantuan materi dan morel untuk kampus Unhas. “Alumni kita ada 200.000 lebih yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah memiliki sebanyak 5 kantor IKA di Makassar sehingga baik alumni maupun mahasiswa aktif Unhas yang ingin mengutarakan pendapat terkait keberlangsungan ikatan alumni dapat datang langsung ke kantor,” ungkap Amran. Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah doorprize berupa peralatan rumah tangga dan hadiah utama sepeda motor kepada para pemenang undian yang disediakan oleh berbagai kemitraan serta alumni Universitas Hasanuddin. kembali berikut

Syngenta Goes to Campus Hasanuddin, Perkenalkan Pertanian Inovatif kepada Mahasiswa dan Alumni Fakultas Pertanian

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Syngenta Goes to Campus Hasanuddin, Perkenalkan Pertanian Inovatif kepada Mahasiswa dan Alumni Fakultas Pertanian Sebelumnya Selanjutnya Syngenta Indonesia dalam rangka kunjungan ke kampus, menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dalam menyelenggarakan seminar terkait inovasi-inovasi baru sektor pertanian yang dibarengi dengan perkembangan teknologi dan modernisasi masyarakat. Bertempat di lantai 1 Aula Faperta Unhas, seminar yang dihadiri mahasiswa aktif hingga alumni pertanian itu dilaksanakan pada Selasa pagi, pukul 9.00 WITA hingga selesai (30/8/2022). Perusahaan yang secara aktif sebagai produsen benih dan pestisida global itu memilih kampus Unhas bukan tanpa maksud. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah agar dapat menjembatani terjalinnya kerja sama antara Fakultas Pertanian Unhas dengan Syngenta Indonesia. Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc menyambut baik maksud dari Syngenta Indonesia, terutama saat Syngenta Indonesia menawarkan peluang kerja bagi lulusan pertanian dan magang bagi mahasiswa aktif. Dekan Fakultas Pertanian Unhas (Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc)  “Saya rasa ini adalah kesempatan yang sangat bagus sehingga nanti jika ada mahasiswa yang ingin magang atau alumni pertanian Unhas yang ingin bekerja di Syngenta, itu akan lebih mudah untuk mereka,” ujar Prof Salengke Tak luput, ia juga melihat secara visioner tentang solusi apa saja yang dapat dikembangkan pada sepuluh hingga dua puluh tahun kedepan jika pertanian dikelolah secara inovatif dengan dibekali pengetahuan dan pemanfaatan teknologi. Beliau optimis bahwa pengelolaan secara optimal dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi saat ini. “Mudah-mudahan kegiatan kita hari ini dapat memberikan kita gambaran seperti apa peluang yang ada, yang kira-kira dapat dilakukan untuk membantu pertanian bukan hanya di Sulawesi Selatan, tapi juga di Indonesia,” tambahnya sebelum membuka kegiatan secara resmi. Head of Business Sustainability, Midzon L I Johannis mengungkapkan bahwa sektor pertanian adalah sektor paling tua dan profesi petani adalah profesi paling tua di muka bumi ini. Menurutnya, siapapun dapat memiliki profesi apapun, tetapi sektor pertanianlah yang menyiapkan pangan untuk mereka. Itulah pentingnya sektor pertanian dan petani. Meski demikian, Midzon menunjukkan kekhawatirannya terhadap masalah-masalah pertanian yang terjadi saat ini. Contoh masalah pertanian saat ini adalah berkurangnya lahan pertanian, sehingga harus meningkatkan produktifitas dari lahan yang terbatas serta tanah pertanian yang harus menyesuaikan diri dengan iklim yang sangat rendah akibat climate change (perubahan cuaca) yang disebabkan oleh global warming (pemanasan global). “Pak prof tadi mengatakan bahwa puluhan tahun kedepan penduduk bumi akan mencapai 9 miliar orang, saat ini sudah 8 miliar orang. Sekarang sudah banyak rumah, ruko, tanggul, perumahan, dan lahan pertanian semakin menyusut sehingga mari kita membangun ideologi untuk meningkatkan produktivitas sumberdaya yang semakin sedikit ini,” kata Midzon. Oleh karena itu, melalui program “Syngenta Goes to Campus,” Midzon ingin para lulusan dan calon lulusan pertanian untuk tidak berpikir bahwa lulusan pertanian hanya akan bekerja di suatu wilayah kecil, ia mengajak mereka untuk membentuk pola pikir bahwa lulusan pertanian bekerja untuk menghidupi kebutuhan pangan masyarakat dunia. Lebih lanjut, Midzon menjelaskan tentang cara kerja perusahaan Syngenta, kelebihan produksi, hingga fasilitas penunjang penelitian yang mereka miliki. “Kita ingin agar dunia ini bertumbuh dengan cara berkelanjutan, kita ingin berkolaborasi dengan siapa saja untuk membangun pertanian di dunia. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan pangan petani,” tuturnya lagi. Letran Silalahi selaku Head of Human Resources di Syngenta Indonesia, meyakini bahwa para lulusan pertanian dapat membawa pertanian ke arah yang lebih baik dengan catatan bahwa mereka harus mampu bekerja dengan baik sebagai individu maupun sebagai tim. Ia menambahkan bahwa Syngenta sebagai salah satu perusahaan agribisnis terbesar di dunia dan telah hadir di 100 negara tersebut membutuhkan talenta yang beragam, baik itu beragam dari segi pemahaman, pengalaman, dan pengetahuan tanpa dibatasi gender. “Ini merupakan salah satu projek kita, bagaimana kita bisa menghasilkan talenta-talenta muda berkualitas dengan semakin banyaknya peralatan pertanian yang dapat digunakan dan dikembangkan,” ungkap Letran. Adapula tujuan diadakannya kegiatan tersebut menurut Letran adalah agar lulusan-lulusan muda pertanian dapat bergabung dengan Syngenta, bersama mengatasi masalah-masalah dalam sektor pertanian secara global dan mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin-pemimpin sektor pertanian di masa depan. kembali berikut

Rangkaian Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin Bekerja Sama dengan Kedinasan Maros Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Rangkaian Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin Bekerja Sama dengan Kedinasan Maros Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat Sebelumnya Selanjutnya Dalam rangka Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Kabupaten Maros sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mengusung tema “Unhasku untuk Rakyat,” kegiatan itu diadakan di Gedung Serbaguna, Kabupaten Maros pada Kamis (25/8/2022). Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc selaku Ketua Panitia Dies Natalis tahun ini mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Maros telah dilakukan mulai bulan Juni hingga Agustus. Terdapat 34 pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dan melibatkan lebih dari 100 dosen Unhas. “Minggu lalu kita telah melaksanakan kegiatan penanaman kelor secara massal, jumlah yang kami bawa dari Unhas ada sekitar 1500 batang kelor, meski pak rektor sesungguhnya menyarankan 10.000 paling tidak,” tuturnya. Menurut Prof Salengke, tujuan pengabdian kepada masyarakat itu dilakukan adalah untuk mendorong masyarakat untuk semakin bersemangat dalam memanfaatkan peluang, seperti peluang mengolah kelor untuk kepentingan kesehatan rumah tangga bahkan kepentingan ekonomi bila memungkinkan. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sebelumnya akan memamerkan hasil kerja mereka selama melaksanakan kegiatan. “Pada pagi hari ini juga akan ada demonstrasi bagaiamana memproduksi makanan sehat yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Nanti tim kami, Fakultas Pertanian akan melakukan demosntrasi. Selain itu tim dari Keperawatan akan melakukan screening di belakang sana. Ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kerabat,” tambahnya.   Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc dalam sambutannya turut melabeli Maros sebagai salah satu kabupaten yang diunggulkan di Sulawesi. Ia berpendapat bahwa Maros merupakan penyangga Makassar sehingga sudah seharusnya Unhas, Pemerintah Daerah, serta masyarakat bekerja sama untuk memanfaatkan geografi, geopolitik, geoekonomi, dan Sumber Daya Alam (SDA) Maros. “Maros mulai dari laut hingga pesisir ada, dari persawahan hingga gunung ada, sehingga Maros memang adalah surga bagi orang-orang yang ingin membangun suatu peradaban yang madani, yang modern tetapi juga dengan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera, tentu yang cinta damai,” ujarnya. Prof Jamaluddin meyakinkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan langkah awal yang dapat menjadi manfaat besar bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri pernah meminta Unhas untuk turut mengkoordinir katahanan pangan di wilayah Sulawesi. “Walau di Sulawesi kita tidak akan shortage pangan dalam waktu dekat, tetapi kita berharap Sulawesi menjadi solusi nasional. Kalau perlu kita membantu negara-negara yang dekat dengan Sulawesi dan kalau perlu Maros menjadi salah satu daerah yang kita unggulkan menjadi penopang ketahanan pangan dunia karena saat ini terjadi perubahan iklim. Perubahan iklim menyebabkan berbagai masalah pada tanaman tetapi dengan adanya sains, teknologi, dan informasi yang dikembangkan oleh teman-teman pertanian semoga dalam kegiatan Dies Natalis kali ini dapat memberi solusi terkait pangan yang dihadapi,” imbuhnya optimis. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H selaku Bupati Kabupaten Maros menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengabdian masyarakat di Kabupaten Maros. Salah satu pengabdian masyarakat yang menjadi perhatiannya ialah pemanfaatan daun kelor sebagai pemenuhan gizi untuk mencegah stunting yang dilakukan pekan sebelumnya. Harapannya agar setelah adanya penyuluhan yang dilakukan Unhas, persoalan stunting di Kabupaten Maros tahun berikutnya dapat berkurang, bahkan jika memungkinkan agar dapat keluar dari zona merah. “Kita harapkan untuk jalinan kerja sama, hubungan saling menguntungkan, saling memberikan informasi ini agar terus terjalin. apalagi jarak Universitas Hasanuddin dengan Kabupaten Maros sangat dekat. Inilah harapan kami kedepannya,” jelas bupati yang juga merupakan alumni Unhas itu. Sebelum mengakhiri kegiatan, dilakukan penandatangan kerja sama secara simbolis antara pihak Unhas dengan Kedinasan Kabupaten Maros untuk melanjutkan dan menghadirkan program-program yang dapat menjadi solusi dari berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat. Para tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut juga dipersilahkan untuk mengunjungi stan-stan hasil produk pengabdian masyarakat yang telah disiapkan. kembali berikut