





Rangkaian visitasi akreditasi internasional ASIIN terhadap empat program studi di Kampus Unhas resmi dilaksanakan pada 6–7 Mei 2026. Salah satu program studi yang menjalani proses visitasi tersebut adalah Program Studi S1 Agroteknologi Fakultas Pertanian. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi sekaligus penguatan standar akademik bertaraf internasional di lingkungan fakultas.
Pada hari pertama visitasi, agenda difokuskan pada penilaian berbagai aspek akademik yang diterapkan di Program Studi S1 Agroteknologi. Tim asesor melakukan peninjauan terhadap sistem pembelajaran, kurikulum, metode evaluasi, fasilitas penunjang, hingga pengelolaan mutu akademik. Dalam kesempatan tersebut, Prodi S1 Agroteknologi menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui evaluasi dan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selain sesi pemaparan akademik, tim asesor juga melakukan on-site visit ke sejumlah fasilitas pembelajaran dan penelitian yang dimiliki Fakultas Pertanian. Beberapa lokasi yang menjadi fokus kunjungan di antaranya experimental farm serta berbagai laboratorium penunjang pembelajaran dan riset mahasiswa. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi proses pembelajaran berbasis praktik dan penelitian yang diterapkan di lingkungan fakultas.
Memasuki hari kedua, visitasi dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam bersama mahasiswa aktif, alumni, mitra kerja sama, dan tenaga pengajar. Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan yang berfokus pada kapasitas program studi dalam menjalankan berbagai pembenahan dan pengembangan akademik yang telah dilakukan selama ini. Para peserta turut menyampaikan pengalaman, masukan, serta pandangan mengenai kualitas pembelajaran dan relevansi lulusan di dunia kerja maupun masyarakat.
Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, SP., MP menyampaikan bahwa pengembangan instrumen pendidikan akan terus dilakukan, khususnya pada aspek teknologi yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan pertanian berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan sistem pendidikan pertanian yang adaptif terhadap tantangan global sekaligus mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan inovatif.
Melalui visitasi ASIIN ini, Fakultas Pertanian berharap dapat semakin memperkuat kualitas akademik, tata kelola pendidikan, serta daya saing lulusan di tingkat internasional. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan pendidikan tinggi pertanian yang unggul dan berkelanjutan.