Syngenta Goes to Campus Hasanuddin, Perkenalkan Pertanian Inovatif kepada Mahasiswa dan Alumni Fakultas Pertanian

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Syngenta Goes to Campus Hasanuddin, Perkenalkan Pertanian Inovatif kepada Mahasiswa dan Alumni Fakultas Pertanian Sebelumnya Selanjutnya Syngenta Indonesia dalam rangka kunjungan ke kampus, menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dalam menyelenggarakan seminar terkait inovasi-inovasi baru sektor pertanian yang dibarengi dengan perkembangan teknologi dan modernisasi masyarakat. Bertempat di lantai 1 Aula Faperta Unhas, seminar yang dihadiri mahasiswa aktif hingga alumni pertanian itu dilaksanakan pada Selasa pagi, pukul 9.00 WITA hingga selesai (30/8/2022). Perusahaan yang secara aktif sebagai produsen benih dan pestisida global itu memilih kampus Unhas bukan tanpa maksud. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah agar dapat menjembatani terjalinnya kerja sama antara Fakultas Pertanian Unhas dengan Syngenta Indonesia. Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc menyambut baik maksud dari Syngenta Indonesia, terutama saat Syngenta Indonesia menawarkan peluang kerja bagi lulusan pertanian dan magang bagi mahasiswa aktif. Dekan Fakultas Pertanian Unhas (Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc) “Saya rasa ini adalah kesempatan yang sangat bagus sehingga nanti jika ada mahasiswa yang ingin magang atau alumni pertanian Unhas yang ingin bekerja di Syngenta, itu akan lebih mudah untuk mereka,” ujar Prof Salengke Tak luput, ia juga melihat secara visioner tentang solusi apa saja yang dapat dikembangkan pada sepuluh hingga dua puluh tahun kedepan jika pertanian dikelolah secara inovatif dengan dibekali pengetahuan dan pemanfaatan teknologi. Beliau optimis bahwa pengelolaan secara optimal dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi saat ini. “Mudah-mudahan kegiatan kita hari ini dapat memberikan kita gambaran seperti apa peluang yang ada, yang kira-kira dapat dilakukan untuk membantu pertanian bukan hanya di Sulawesi Selatan, tapi juga di Indonesia,” tambahnya sebelum membuka kegiatan secara resmi. Head of Business Sustainability, Midzon L I Johannis mengungkapkan bahwa sektor pertanian adalah sektor paling tua dan profesi petani adalah profesi paling tua di muka bumi ini. Menurutnya, siapapun dapat memiliki profesi apapun, tetapi sektor pertanianlah yang menyiapkan pangan untuk mereka. Itulah pentingnya sektor pertanian dan petani. Meski demikian, Midzon menunjukkan kekhawatirannya terhadap masalah-masalah pertanian yang terjadi saat ini. Contoh masalah pertanian saat ini adalah berkurangnya lahan pertanian, sehingga harus meningkatkan produktifitas dari lahan yang terbatas serta tanah pertanian yang harus menyesuaikan diri dengan iklim yang sangat rendah akibat climate change (perubahan cuaca) yang disebabkan oleh global warming (pemanasan global). “Pak prof tadi mengatakan bahwa puluhan tahun kedepan penduduk bumi akan mencapai 9 miliar orang, saat ini sudah 8 miliar orang. Sekarang sudah banyak rumah, ruko, tanggul, perumahan, dan lahan pertanian semakin menyusut sehingga mari kita membangun ideologi untuk meningkatkan produktivitas sumberdaya yang semakin sedikit ini,” kata Midzon. Oleh karena itu, melalui program “Syngenta Goes to Campus,” Midzon ingin para lulusan dan calon lulusan pertanian untuk tidak berpikir bahwa lulusan pertanian hanya akan bekerja di suatu wilayah kecil, ia mengajak mereka untuk membentuk pola pikir bahwa lulusan pertanian bekerja untuk menghidupi kebutuhan pangan masyarakat dunia. Lebih lanjut, Midzon menjelaskan tentang cara kerja perusahaan Syngenta, kelebihan produksi, hingga fasilitas penunjang penelitian yang mereka miliki. “Kita ingin agar dunia ini bertumbuh dengan cara berkelanjutan, kita ingin berkolaborasi dengan siapa saja untuk membangun pertanian di dunia. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan pangan petani,” tuturnya lagi. Letran Silalahi selaku Head of Human Resources di Syngenta Indonesia, meyakini bahwa para lulusan pertanian dapat membawa pertanian ke arah yang lebih baik dengan catatan bahwa mereka harus mampu bekerja dengan baik sebagai individu maupun sebagai tim. Ia menambahkan bahwa Syngenta sebagai salah satu perusahaan agribisnis terbesar di dunia dan telah hadir di 100 negara tersebut membutuhkan talenta yang beragam, baik itu beragam dari segi pemahaman, pengalaman, dan pengetahuan tanpa dibatasi gender. “Ini merupakan salah satu projek kita, bagaimana kita bisa menghasilkan talenta-talenta muda berkualitas dengan semakin banyaknya peralatan pertanian yang dapat digunakan dan dikembangkan,” ungkap Letran. Adapula tujuan diadakannya kegiatan tersebut menurut Letran adalah agar lulusan-lulusan muda pertanian dapat bergabung dengan Syngenta, bersama mengatasi masalah-masalah dalam sektor pertanian secara global dan mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin-pemimpin sektor pertanian di masa depan. kembali berikut
Rangkaian Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin Bekerja Sama dengan Kedinasan Maros Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat

Contact Us fakultas@agri.unhas.ac.id Maps Instagram BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat BERANDA PROFIL FAKULTAS Sejarah Fakultas Pertanian Visi, Misi, Tujuan & Nilai Struktur Organisasi Tenaga Kependidikan Fakultas PIMPINAN Dekan Fakultas Pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya dan Alumni Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi AKADEMIK DEPARTEMEN PROGRAM STUDI SARJANA S1 AGRIBISNIS KETEKNIKAN PERTANIAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN AGROTEKNOLOGI ILMU TANAH PROGRAM STUDI PASCASARJANA S2 AGROTEKNOLOGI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN TEKNIK PERTANIAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN AGROINDUSTRI FASILITAS Laboratorium Teaching Industry Sarana Pendidikan PUBLIKASI Klinik Publikasi Ficus Press Abstrak Pengusulan Reward KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN Penelitian Pengabdian Masyarakat Rangkaian Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin Bekerja Sama dengan Kedinasan Maros Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat Sebelumnya Selanjutnya Dalam rangka Dies Natalis ke-66, Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Kabupaten Maros sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mengusung tema “Unhasku untuk Rakyat,” kegiatan itu diadakan di Gedung Serbaguna, Kabupaten Maros pada Kamis (25/8/2022). Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc selaku Ketua Panitia Dies Natalis tahun ini mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Maros telah dilakukan mulai bulan Juni hingga Agustus. Terdapat 34 pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dan melibatkan lebih dari 100 dosen Unhas. “Minggu lalu kita telah melaksanakan kegiatan penanaman kelor secara massal, jumlah yang kami bawa dari Unhas ada sekitar 1500 batang kelor, meski pak rektor sesungguhnya menyarankan 10.000 paling tidak,” tuturnya. Menurut Prof Salengke, tujuan pengabdian kepada masyarakat itu dilakukan adalah untuk mendorong masyarakat untuk semakin bersemangat dalam memanfaatkan peluang, seperti peluang mengolah kelor untuk kepentingan kesehatan rumah tangga bahkan kepentingan ekonomi bila memungkinkan. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan sebelumnya akan memamerkan hasil kerja mereka selama melaksanakan kegiatan. “Pada pagi hari ini juga akan ada demonstrasi bagaiamana memproduksi makanan sehat yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Nanti tim kami, Fakultas Pertanian akan melakukan demosntrasi. Selain itu tim dari Keperawatan akan melakukan screening di belakang sana. Ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kerabat,” tambahnya. Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc dalam sambutannya turut melabeli Maros sebagai salah satu kabupaten yang diunggulkan di Sulawesi. Ia berpendapat bahwa Maros merupakan penyangga Makassar sehingga sudah seharusnya Unhas, Pemerintah Daerah, serta masyarakat bekerja sama untuk memanfaatkan geografi, geopolitik, geoekonomi, dan Sumber Daya Alam (SDA) Maros. “Maros mulai dari laut hingga pesisir ada, dari persawahan hingga gunung ada, sehingga Maros memang adalah surga bagi orang-orang yang ingin membangun suatu peradaban yang madani, yang modern tetapi juga dengan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera, tentu yang cinta damai,” ujarnya. Prof Jamaluddin meyakinkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan langkah awal yang dapat menjadi manfaat besar bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri pernah meminta Unhas untuk turut mengkoordinir katahanan pangan di wilayah Sulawesi. “Walau di Sulawesi kita tidak akan shortage pangan dalam waktu dekat, tetapi kita berharap Sulawesi menjadi solusi nasional. Kalau perlu kita membantu negara-negara yang dekat dengan Sulawesi dan kalau perlu Maros menjadi salah satu daerah yang kita unggulkan menjadi penopang ketahanan pangan dunia karena saat ini terjadi perubahan iklim. Perubahan iklim menyebabkan berbagai masalah pada tanaman tetapi dengan adanya sains, teknologi, dan informasi yang dikembangkan oleh teman-teman pertanian semoga dalam kegiatan Dies Natalis kali ini dapat memberi solusi terkait pangan yang dihadapi,” imbuhnya optimis. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H selaku Bupati Kabupaten Maros menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengabdian masyarakat di Kabupaten Maros. Salah satu pengabdian masyarakat yang menjadi perhatiannya ialah pemanfaatan daun kelor sebagai pemenuhan gizi untuk mencegah stunting yang dilakukan pekan sebelumnya. Harapannya agar setelah adanya penyuluhan yang dilakukan Unhas, persoalan stunting di Kabupaten Maros tahun berikutnya dapat berkurang, bahkan jika memungkinkan agar dapat keluar dari zona merah. “Kita harapkan untuk jalinan kerja sama, hubungan saling menguntungkan, saling memberikan informasi ini agar terus terjalin. apalagi jarak Universitas Hasanuddin dengan Kabupaten Maros sangat dekat. Inilah harapan kami kedepannya,” jelas bupati yang juga merupakan alumni Unhas itu. Sebelum mengakhiri kegiatan, dilakukan penandatangan kerja sama secara simbolis antara pihak Unhas dengan Kedinasan Kabupaten Maros untuk melanjutkan dan menghadirkan program-program yang dapat menjadi solusi dari berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat. Para tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut juga dipersilahkan untuk mengunjungi stan-stan hasil produk pengabdian masyarakat yang telah disiapkan. kembali berikut
Fakultas Pertanian Unhas Sambut Mahasiswa Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka II (PMM2)

Fakultas Pertanian Unhas Sambut Mahasiswa Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka II (PMM2)
Menanam Kelor untuk Mencegah Stunting, Bupati Maros Sambut Baik Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Unhas

Menanam Kelor untuk Mencegah Stunting, Bupati Maros Sambut Baik Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Unhas
Sambut Mahasiswa Baru, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif

Sambut Mahasiswa Baru, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif Previous Next Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin menyambut mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas dengan perwakilan masing-masing 30 mahasiswa dari tiap program studi. Diselenggarakan secara luring terbatas di Aula Faperta lantai 1 pada Kamis, (18/8/2022). Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc selaku Dekan Fakultas Pertanian Unhas memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Prof Salengke mengimbau mahasiswa untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang dimiliki selama berkuliah nantinya, terutama dalam kurun waktu 4 tahun ke depan. Menurutnya, dengan tidak memanfaatkan waktu belajar selama 4 tahun sebaik mungkin, maka mahasiswa tidak akan mencapai potensi maksimal mahasiswa pada 10 hingga 20 tahun ke depan. Merujuk pada hal itu, tak lupa Prof Salengke memperkenalkan program Basic Learning Skills Character and Creativity (BALANCE) sebagai bagian dari pengenalan kemampuan dasar mahasiswa baru. “Pada dasarnya, anda akan didampingi untuk bisa mengembangkan skill, karakter, dan kreatifitas anda agar bisa menjadi mahasiswa yang produktif, mahasiswa yang sukses, mahasiswa yang berprestasi,” kata Prof Salengke. Acara dilanjutkan dengan penuturan Wakil Dekan I (Dr. rer. Nat. Zainal, S.TP., M.Food.Tech), Wakil Dekan II (Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P), Wakil Dekan III (Dr. Ir. Mahyuddin, M.Sc), dan Ketua Gugus Penjamin Mutu (GPM) Faperta Unhas (Dr. Ir. Rahmadanih, M.Si) tentang tugas dan wewenang yang diemban agar mahasiswa baru memahami jabatan-jabatan terkait. Dr Zainal memaparkan tugas dan wewenangnya banyak berkaitan dengan kegiatan akademik dan mahasiswa tentu akan bergelut dengan kegiatan akademik selama di kampus. Kendati demikian, Dr Zainal mengungkapkan kekhawatiran pada generasi milenial saat ini hidup berdampingan dengan gadget dan difasilitasi kemudahan internet. Beliau mengingatkan mahasiswa agar fokus pada pendidikan tidak teralihkan oleh gadget. “Cuma harus hati-hati, dengan memanfaatkan gadget begini jangan sampai anda lebih banyak menghabiskan waktu untuk mencari informasi lain yang tidak banyak kaitannya dengan akademik,” tambahnya. Sementara itu, Dr Mahyuddin selaku WD III menjabarkan bahwa timnya bertugas untuk merumuskan program-program yang berkaitan dengan kemahasiswaan, alumni, dan kerja sama di tingkat fakultas. Setiap tahun, tim WD III membuat laporan terkait kegiatan kemahasiswaan kepada dekan serta berbagai bentuk kemitraan. Selanjutnya, Dr Rahmadanih memperkenalkan sistem kerja GPM yang bagi mahasiswa baru mungkin terdengar asing. Ia mengungkapkan bahwa suatu hal dianggap bermutu apabila membandingkannya dengan standar yang berlaku. Lebih lanjut beliau menjelaskan, “Gugus penjaminan mutu itu sendiri adalah unsur dari fakultas atau sekolah yang merencanakan, menerapkan, mengendalikan, dan mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik pada fakultas atau sekolah.” Tak luput Dr Rismaneswati selaku WD II memberikan gambaran terkait tugas-tugasnya. Tugas WD II berkaitan dengan 3 bagian utama yaitu perencanaan, pengelolaan keuangan, dan sumberdaya. “Kami fokus pada alokasi anggaran. Setiap tahun fakultas pertanian mendapatkan alokasi anggaran dari universitas untuk digunakan dalam penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran serta sarana dan prasarana dasar,” ujarnya. Ukuran keberhasilan universitas diukur dari bagaimana bisa mencapai Indikator kinerja utama (IKU). IKU ditetapkan memiliki 8 indikator pengukur dan pencapaian 8 pengukuran tersebut yang membuat Unhas berada pada posisi ke-4 sebagai universitas terbaik di Indonesia. Ia juga bekerja sama dengan tim dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan seminar, workshop, dan pelatihan-pelatihan. Adapun yang dimaksud sumberdaya adalah bagaimana caranya agar kampus mampu untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa. kembali berikut
Pemotongan Tumpeng dan Perlombaan Khas Hari Kemerdekaan Mewarnai Perayaan Hari Jadi Fakultas Pertanian Unhas ke-60

Pemotongan Tumpeng dan Perlombaan Khas Hari Kemerdekaan Mewarnai Perayaan Hari Jadi Fakultas Pertanian Unhas ke-60
Pelatihan Pertanian Organik, Realisasi Menuju Lorong Wisata Berbasis Pertanian Organik

Pelatihan Pertanian Organik, Realisasi Menuju Lorong Wisata Berbasis Pertanian Organik Makassar – Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin menggelar “Pelatihan Pertanian Organik” guna memberikan pendidikan dan pelatihan dalam mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Fakultas Pertanian memiliki peran sebagai fasilitator dalam memberikan pengetahuan terkait pertanian organik kepada staf dinas pertanian sekota Makassar maupun kepada perwakilan-perwakilan seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar, Jumat-Sabtu (12-13/8/2022). Dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Evy Aprialti, SE., MM, Pelatihan Pertanian Organik diharapkan mampu mewujudkan berbagai program yang hendak diwujudkan pemerintah kota. Evy menganggap bahwa lorong-lorong di Kota Makassar memiliki potensi untuk diolah menjadi lorong wisata. Dr. Muhammad Fuad Anshori yang dalam kesempatan itu turut menyampaikan materi terkait bahan tanam organik memandang bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian Unhas untuk masyarakat Kota Makassar dalam optimalisasi kesejahteraan masyarakat dalam konsep lorong wisata yang diinduksi oleh pemkot Makassar. “Kegiatan ini adalah kerjasama dengan pemkot Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian dalam mengoptimalisasi potensi lorong melalui urban farming berbasis pertanian organik,” lanjutnya. Menurut Dr. Ir. Abd. Haris Bahrun, M.Si, andil Fakultas Pertanian sebagai fasilitator merupakan implementasi dari keikutsertaan Fakultas Pertanian dalam sertifikasi kompetensi pertanian organik yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Organik di Jakarta dan Bogor pada tahun sebelumnya. Dalam pelaksanaannya, luaran yang hendak dicapai oleh kedua pihak yang bekerja sama adalah lorong wisata yang berbasis pertanian organik. Dr. Abd Haris juga menyuarakan bahwa tujuan dari pelatihan pertanian organik adalah untuk mengembangkan pertanian di lorong-lorong Kota Makassar yang berbasis pada pertanian organik tanaman hortikultura dengan sistem hidroponik. Pemanfaatan pertanian organik dianggap penting bagi Dr. Abd Haris terutama jika dilihat dari segi futuristis, “Ini cukup penting karena kedepan itu pasar dunia maupun nasional itu menuntut pertanian yang bebas pestisida, bebas insektisida, bebas pemupukan yang berlebihan. Jadi betul-betul yang resikonya kurang dan yang berbahan kimia dikurangi. Ini juga termasuk kepada bagaimana penerapan CSA (Climate Smart Agriculture) atau pertanian cerdas lingkungan,” tambahnya. kembali berikut
Menyambut Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-66, Fakultas Pertanian dan Desa Ara Kabupaten Bulukumba Bekerja Sama Usung Program Bina Desa

Menyambut Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-66, Fakultas Pertanian dan Desa Ara Kabupaten Bulukumba Bekerja Sama Usung Program Bina Desa
Mengambil Tema Working Together for UNHAS Excellence, Kick-Off Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-66 Tahun Sukses Digelar

Mengambil Tema Working Together for UNHAS Excellence, Kick-Off Dies Natalis Universitas Hasanuddin ke-66 Tahun Sukses Digelar