Fakultas Pertanian Unhas, UTM, dan Pemkab Sidrap Perkuat Kolaborasi Pengembangan Porang Berkelanjutan

Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pengembangan porang (Amorphophallus muelleri) sebagai salah satu komoditas pertanian bernilai tambah di Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini melibatkan akademisi, pemerintah daerah, pelaku industri, dan petani untuk mengembangkan rantai nilai porang secara terpadu, mulai dari budidaya, pengelolaan pascapanen, pengolahan, hingga pengembangan akses pasar, Rabu (8/7).

Kerja sama tersebut memperkuat keterhubungan antara hasil penelitian perguruan tinggi dengan kebutuhan petani, industri, dan pembangunan daerah. Dalam rangkaian kegiatan, perwakilan UNHAS dan UTM berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi penelitian serta pengembangan teknologi di sektor porang. Pertemuan tersebut turut membahas potensi Sidrap dalam memperkuat perannya sebagai salah satu sentra produksi porang melalui peningkatan praktik budidaya, pengembangan produk, dan pengolahan hasil.

Selain diskusi, delegasi UNHAS dan UTM melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi budidaya dan fasilitas pengolahan porang di Sidrap. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi produksi serta berinteraksi dengan petani. Kunjungan ke fasilitas pengolahan juga memberikan gambaran mengenai proses penanganan pascapanen dan tantangan dalam menghasilkan produk porang yang memiliki nilai tambah dan siap dipasarkan.

Kolaborasi dengan UTM diharapkan dapat membuka peluang lebih luas dalam pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, inovasi, dan pengembangan pasar. Kerja sama Indonesia dan Malaysia melalui pengembangan produk berbasis porang juga dapat menjadi ruang untuk mengeksplorasi potensi komoditas tersebut di pasar Asia Tenggara maupun internasional.

Selain berfokus pada pengembangan komoditas, kerja sama ini menunjukkan peran kemitraan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi antara keahlian akademik, dukungan pemerintah, keterlibatan industri, dan pengetahuan petani diharapkan dapat mendorong terbentuknya rantai nilai porang yang berkelanjutan dan kompetitif, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani. Inisiatif tersebut mendukung sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dapat mendorong penguatan kemitraan internasional dan penerapan hasil kolaborasi akademik untuk mendukung pertanian berkelanjutan, inovasi pangan, dan pemberdayaan masyarakat.